kerinci sungai penuh news
menu
pilihan

Zola akan Evaluasi Program yang Digulirkan ke Masyarakat

Zola akan Evaluasi Program yang Digulirkan ke Masyarakat

| Selasa, 09 April 2013 | Dibaca: ... kali
MUARA SABAK – Bupati Tanjab Timur, Zumi Zola Zulkifli, mengatakan pada tahun 2014 mendatang akan melakukan evaluasi terhadap program pemerintah daerah yang telah digulirkan kepada masyarakat melalui sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). 

Beberapa program yang akan dievaluasi tersebut seperti pemberian pompong kepada warga yang kurang mampu, jamkesmasda, program gertak tanpa dusta, serta sejumlah program lainnya. “Dalam menjalankan program, tentu membutuhkan waktu, disamping kendala-kendala yang harus dihadapi. Namun, cukup hingga tahun 2013 ini, untuk mengetahui permasalahan seputar pelaksanaan program kita,” kata Zola, yang dikonfirmasi wartawan pada kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Tanjab Timur.

“Evaluasi akan kita lakukan untuk mengetahui apakah program kita berjalan, atau hanya jalan di tempat,” kata Zola.

Ditambahkannya, evaluasi yang akan dilakukan juga bertujuan untuk mengetahui apakah program yang digulirkan pemerintah mendapatkan respon positif dari masyarakat atau tidak. “Nantinya dari evaluasi juga bisa diketahui program mana yang dinilai masyarakat kurang,” ujarnya lagi.

Sementara itu Kepala Pamong Institut Biro Jambi, Hadi Firdaus, mengatakan untuk mengevaluasi program unggulan daerah, kepala daerah tidak harus menunggu waktu sekian lama, mengingat masa jabatan kepala daerah yang hanya 5 tahun. “sebelum digulirkannya program unggulan, harus dilakukan feasibility study, sehingga bisa diketahui apakah program tersebut layak atau tidak untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Ditambahkannya, feasibility study juga bisa digunakan untuk melihat besaran imput, proses tingkat kesulitan, output, outcoma, dan benefit bagi masyarakat. Hadi juga mengatakan, sepengetahuan dirinya, program unggulan di Tanjab Timur seperti pengadaan pompong, eskavator, dan sporthall, masih belum dilakukan feasibility study.

“Setiap tahun anggaran akan dimulai, kepala SKPD dan jajaran harus membuat kontrak kinerja, yang berisikan target kinerja dalam setahun. Dan setiap tiga bulan sekali, harus dilakukan evaluasi. Ketika tidak tercapai harus legowo di tukar,” tandasnya.

Reporter : Nanang Suratno - http://www.metrojambi.com

Rekomendasi

Rekomendasi

TERKINI

Lihat Semua