kerinci sungai penuh news
menu
pilihan

Kepsek dan Guru Sekongkol

Kepsek dan Guru Sekongkol

| Selasa, 11 Juni 2013 | Dibaca: ... kali
KUALATUNGKAL - Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Usman Ermulan dibuat naik pitam ulah oknum guru dan kepala sekolah yang bersekongkol memungut biaya saat penerimaan siswa baru (PSB). Hal itu diketahui dari laporan yang dia terima belum lama ini. Menurut dia, pihak sekolah mewajibkan siswa baru membeli baju seragam sekolah melalui sekolah. 

Untuk seragam sekolah itu, masing-masing siswa harus menyetorkan uang mencapai Rp 700 ribu. “Jangan lagi lah ada pungutan PSB. Ada laporan kepada saya, kalau ada pihak sekolah mengharuskan siswa baru membeli baju di sekolah dan harus bayar sampai Rp 700 ribu per murid. Kalau ketahuan saya pindahkan itu kepsek,” ancam Usman dengan nada kesal di hadapan sejumlah wartawan, kemarin (10/6).

Menurut Usman Ermulan, untuk baju seram sekolah, sebaiknya diserahkan pada masing-masing orang tua murid. “Nelayan dan petani itu sudah susah nyari duit Rp 100 ribu, apalagi sampai minta Rp 700 ribu. Jangan numpang makan dari situlah guru dengan kepala sekolah. Jangan ada lagi guru yang menjadikan beli baju baru sekolah sebagai objek,” tegas bupati.

Bupati mengimbau pada seluruh kepala sekolah (kepsek) di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan, agar tidak melakukan pungutan pada penerimaan siswa baru atau PSB. “Jika kedapatan melakukan pungutan, kepsek tersebut tak segan-segan akan segera dipindahkan,” tegasnya.

Rekomendasi

Rekomendasi

TERKINI

Lihat Semua