kerinci sungai penuh news
menu
pilihan

Kubu Murasman-Adzan Berjanji ke Kapolres

Kubu Murasman-Adzan Berjanji ke Kapolres

| Minggu, 20 Oktober 2013 | Dibaca: ... kali
KERINCI - Pasangan Murasman‑Zubir Dahlan (MZ), dan pasangan Adirozal‑Zainal (Adzan), yang menduduki peringkat pertama dan kedua pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kerinci 8 September lalu, sepakat melaksanakan Pemilukada ulang di dua kecamatan secara damai.
Untuk diketahui, berdasarkan keputusan Makamah Konstitusi (MK), Pemilukada Kerinci harus diulang di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Sitinjau Laut dan Kecamatan Sulak Mukai. Dan baru‑baru ini, suasana di dua kecamatan tersebut sempat memanas.
Kapolres Kerinci AKBP A Mun'im, saat dikonfirmasi mengakui hal itu. Dia mengatakan, tim masing‑masing pasangan sudah sepakat melaksanakan Pemilukada secara damai, tanpa adanya intimidasi serta teror.
Kedua tim juga berjanji akan bersama‑sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah masing‑masing dan tidak akan memancing situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
"Kedua tim mengaku sanggup bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam rangka menjaga Kamtibmas menjelang dan pada saat serta setelah pelaksanaan Pemungutan suara ulang di Kecamatan Siulak Mukai dan Sitinjau Laut," ujar Kapolres Kerinci, Jumat (18/10).
Lalu, dalam pemungutan suara ulang di Kecamatan Siulak Mukai kedua tim sepakat mentaati undang‑undang dan peraturan Pemilihan Umum Kepala Daerah yang berlaku.
"Kedua tim juga sepenuhnya mendukung tindakan hukum yang dilakukan oleh pihak Polres Kerinci berdasarkan peraturan dan perundang‑undangan yang berlaku," katanya.
Dikatakan Kapolres, kepakatan itu ditandatangani oleh Ketua Tim Adzan, Efaldi beserta 5 orang tim lainnya dan Ketua Tim MZ, Husnul beserta 6 Tim lainnya dan diketahui oleh Wakapolres Kerinci Kompol Mat Sanusi, Pasi Intel Kodim 0417 Kerinci Kapten Andali Munthe, Kasat Intelkam Polres Kerinci, Kapolsek Gunung Kerinci, Kasat Shabara Polres Kerinci.
"Surat kesepakatan bersama ini berlaku sejak tanggal 17 Oktober 2013 sampai dengan tanggal 9 Desember 2013," tandasnya.
Terkait kasus perusakan rumah warga Siulak Mukai, Kapolres mengatakan proses hukum terkait kasus tersebut tetap berlanjut. "Saksi‑saksi masih diperiksa," katanya. (eja)

Rekomendasi

Rekomendasi

TERKINI

Lihat Semua