kerinci sungai penuh news
menu
pilihan

PBB: Perempuan Rohingya ditelanjangi, diperkosa beramai-ramai oleh tentara Myanmar

PBB: Perempuan Rohingya ditelanjangi, diperkosa beramai-ramai oleh tentara Myanmar

| Selasa, 14 November 2017 | Dibaca: ... kali
Jumlah warga minoritas Muslim Rohingya yang menyelamatkan diri ke Bangladesh mencapai lebih dari 500.000 orang.
Tentara Myanmar diduga 'secara sistematis melakukan pemerkosaan' terhadap warga minoritas Muslim Rohingya, kata pejabat senior PBB, Pramila Patten.

Menurut Patten, pemerkosaan terhadap para perempuan Rohingya ini antara lain memicu eksodus ke negara tetangga Bangladesh.


"Saya mendapatkan penuturan tentang serangan seksual dan pemerkosaan beramai-ramai, banyak gadis dan perempuan yang meninggal akibat tindakan ini," kata Patten kepada para wartawan di Dhaka, ibu kota Bangladesh.

Ia mengatakan hal tersebut setelah bertemu dengan para pengungsi Rohingya di sejumlah kamp di Bangladesh. "Observasi yang saya lakukan mengarah pada pola tindakan kekejaman yang meluas, termasuk kekerasan seksual terhadap kaum perempuan Rohingya yang secara khusus dijadikan target karena agama dan etnisitas mereka," kata Patten.

Patten menuduh tentara Myanmar 'segaja menggunakan kekerasan seksual sebagai alat teror, yang ditujukan untuk menumpas orang-orang Rohingya'.

Utusan PBB untuk masalah kekerasan seksual di daerah konflik ini mengatakan kekerasan seksual di Rakhine -negara bagian yang banyak dihuni oleh warga Rohingya- 'diperintahkan, diatur, dan dilakukan oleh personel angkatan bersenjata Myanmar'.

"Bentuk-bentuk kekerasan seksual konsisten ... korban mengatakan mereka diperkosa oleh tentara beramai-ramai, dipaksa telanjang di depan umum, dan dijadikan budak seks di tahanan militer," kata Patten.

"Seorang korban menuturkan ditahan oleh tentara militer selama 45 hari dan selama ditahan ia diperkosa berkali-kali," katanya.

Rekomendasi

Rekomendasi

TERKINI

Lihat Semua