kerinci sungai penuh news
menu
pilihan

Pompong Karam Di Parit Bilal Tanjab Barat, Dua Orang Tenggelam

Pompong Karam Di Parit Bilal Tanjab Barat, Dua Orang Tenggelam

| Minggu, 03 Desember 2017 | Dibaca: ... kali
Kapolsek dan Warga Masih Melakukan Pencarian
Kuala Tungkal – Pompong bermuatan orang di sungai pengabuan tepatnya di depan Kuala Parit Galuh Desa Parit Bilal Kec. Pengabuan Kab. Tanjab Barat (30/11). Pada pukul 11:30 WIB. Tenggelam.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Pengabuan Iptu. Agus A. Purba, SH menjelaskan (30/11), “Kecelakaan tenggelamnya pompong tradisional ini mengakibatkan jatuhnya korban atas nama Markamah Binti Sahroni, Perempuan, 50 Thn, pekerjaan Tani/Irt, Islam, Jawa, Almt Rt. 05 parit galuh Desa Parit Bilal Kec. Pengabuan. ( Belum ditemukan ) Dan Mustopa Bin Muhsobari, Laki-laki, 37 Th, Tani, Islam, Jawa, Almt Dusun parit Pancasila Desa Suak Samin Kec. Pengabuan.

“Adapun saksi atas kejadian ini adalah TOHA Bin BAHRUDIN, laki-laki, 31 Thn, Tani, Islam, Jawa, Almt Rt. 16 Kel. Teluk Nilau. (Saksi Yang Melihat Kejadian), ULAN, Laki-laki, Tani, 40 th, Almt Parit 9 Desa Sungai Landak Kec. Senyerang, SURIF, Laki-laki,45 th, Tani, Almt Parit Sembilan Desa Sungai Landak Kec. Senyerang. Dan barang bukti berupa 1 unit ketek/pompong.” Papar kapolsek.

“berdasarkan keterangan saksi kronologis kejadian adalah Pada hari Kamis, tanggal 30 November 2017, sekira pukul 11.30 Wib. Toha bersama dengan Ibunya Markamah dan adik iparnya Mustofa, berangkat dari parit galuh Desa Parit Bilal menuju ke ladang / sawah di parit Geluntung Desa Pasar Senin, dengan menggunakan KETEK / POMPONG kecil, sekira sampai di Tengah sungai depan kuala parit Galuh Ketek di hantam gelombang air, ketek yang ditumpangi tenggelam, atas kejadian tersebut TOHA selamat dan Markamah, Mustofa tengelam dan sampai saat sekarang ini belum di ketemukan.” Tambahnya.

“Saat ini Diduga awal tenggelamnya 1 (satu) unit ketek /pompong dikarenakan ketek/pompong tersebut kecil dan muatan orang yang banyak serta kondisi sungai pengabuan pada saat kejadian debit air sungai pengabuan pasang tinggi disertai angin kencang dan ombak sehingga ketika ketek / pompong dihantam ombak oleng dan mengakibatkan penumpangnya tenggelam.” Paparnya

“Sampai saat ini para tim gabungan masih menyisiri perairan pengabuan untuk mencari dan menemukan korban.

Rekomendasi

Rekomendasi

TERKINI

Lihat Semua